Lewati ke konten

Nama Rempah Indonesia dalam Bahasa Inggris, dan yang Sering Keliru

3 menit baca

Menerjemahkan nama rempah sering meleset, dan akibatnya bukan cuma salah kata: bahan yang dibeli ikut salah. Cara paling aman adalah mencocokkan nama latinnya, karena satu nama latin menunjuk satu tumbuhan, sedangkan satu nama Inggris kadang dipakai untuk tiga tumbuhan sekaligus.

Tiga Rimpang yang Sama-Sama Disebut Galangal

Kekeliruan yang paling sering terjadi di toko Asia adalah menyamakan kencur dengan galangal. Menurut catatan PROSEA untuk Kaempferia galanga[1], nama Inggris Kencur adalah East-Indian galangal. Namanya memang memuat kata galangal, padahal tumbuhannya berbeda marga dari lengkuas.

Lengkuas yang dipakai di rendang dan soto adalah Alpinia galanga, dan catatan PROSEA untuk lengkuas[2] menyebut nama Inggrisnya greater galangal. Kerabatnya, Lengkuas Kecil atau Alpinia officinarum, bernama lesser galangal. Jadi ada tiga bahan berbeda yang namanya sama-sama berakhiran galangal, dan resep yang menyebut galangal begitu saja hampir selalu memaksudkan yang Alpinia galanga.

Nama Inggris yang Menyesatkan di Resep

Daun salam adalah contoh paling mahal akibatnya. Catatan PROSEA untuk Syzygium polyanthum[3] menyebut nama Inggrisnya Indonesian bay-leaf. Kata bay-leaf di situ membuat resep berbahasa Inggris tampak setara dengan bay leaf Eropa, padahal Daun Salam dan Daun Salam Eropa berasal dari dua famili yang berbeda dan aromanya tidak searah.

Jeruk purut punya masalah lain. PROSEA mencatat nama Inggris Citrus hystrix sebagai Mauritius papeda dan leech-lime, sementara resep berbahasa Inggris memakai nama lain lagi. Karena itu Kulit Jeruk Purut dan Daun Jeruk paling aman dicari lewat nama latinnya di label, bukan lewat terjemahan namanya.

Ada yang Memang Tidak Punya Nama Inggris

Sebagian bahan tidak pernah masuk dapur berbahasa Inggris, jadi namanya tidak pernah terbentuk. Catatan PROSEA untuk Pangium edule[4] hanya mendaftar nama daerah, dari picung dan pucung sampai kepayang, tanpa satu pun nama Inggris. Untuk Kluwek, menyebut nama latinnya lebih menolong daripada mencari padanan yang tidak ada.

Sebaliknya, ada yang namanya sudah mapan. Menurut PROSEA untuk Aleurites moluccanus[5], Kemiri dikenal sebagai candlenut dan Indian walnut. Nama candlenut itu yang dipakai di kemasan toko Asia di Eropa dan Amerika.

Sebagian nama Inggrisnya justru terdengar asing di telinga kita. Catatan PROSEA untuk Boesenbergia rotunda[6] menyebut Temu Kunci sebagai Chinese keys, nama yang datang dari bentuk rimpangnya yang menjuntai seperti seikat kunci, sementara resep Thailand menuliskannya krachai. Ketiga nama itu menunjuk satu tumbuhan yang sama, dan hanya nama latinnya yang tidak berubah di mana pun resep itu ditulis.

Cara Memastikannya Sebelum Membeli

Tiga langkah yang menahan hampir semua kekeliruan. Cocokkan nama latin di label dengan nama latin di entri situs ini. Lihat bentuk fisiknya, karena rimpang, daun, dan biji sulit ditukar kalau sudah dilihat langsung. Terakhir, baca asal resepnya: resep Thailand yang menyebut galangal memaksudkan lengkuas, sedangkan resep Jawa yang menyebut kencur memaksudkan rimpang yang lain lagi.

Tiga rimpang yang paling sering tertukar, termasuk temulawak yang dikira kunyit, punya pembanding sendiri, begitu juga jahe merah dan kencur hitam yang dijual terpisah. Dua kelompok nama yang paling banyak menumpang nama lain adalah adas yang ternyata empat tanaman dan rempah bernama lada yang bukan lada.

Rujukan

Sumber untuk nama botani dan nama daerah di artikel ini.

  1. ↑ Kaempferia galanga (PROSEA). Pl@ntUse
  2. ↑ Alpinia galanga (PROSEA). Pl@ntUse
  3. ↑ Syzygium polyanthum (PROSEA). Pl@ntUse
  4. ↑ Pangium edule (PROSEA). Pl@ntUse
  5. ↑ Aleurites moluccanus (PROSEA). Pl@ntUse
  6. ↑ Boesenbergia rotunda (PROSEA). Pl@ntUse
  7. Alpinia officinarum (PROSEA). Pl@ntUse
  8. Citrus hystrix (PROSEA). Pl@ntUse

Rempah yang Disebut di Artikel Ini

Artikel ini bersumber dari literatur ilmiah yang tercantum pada bagian Referensi. Informasinya disajikan untuk keperluan pengetahuan dan tidak menggantikan saran dari tenaga kesehatan profesional.