Bunga Lawang dan Adas Manis: Aroma Mirip, Tanaman Berbeda
Bunga lawang dan adas manis berbau mirip karena keduanya kaya senyawa yang sama, yaitu anetol. Tanamannya sama sekali berbeda: bunga lawang adalah buah pohon dari Tiongkok selatan dan Indocina, sedangkan adas manis adalah biji terna kecil dari Mediterania timur. Bentuk, kekuatan aroma, dan cara memakainya di dapur juga tidak sama.
Satu Senyawa, Dua Tanaman
Anetol adalah senyawa yang memberi aroma manis seperti permen adas. Catatan PROSEA tentang bunga lawang[1] mencatat bahwa minyak atsiri buah Bunga Lawang mengandung trans-anetol 70 sampai 93 persen, dan minyak itu terutama tersimpan di dinding buah, bukan di bijinya. Karena senyawa utamanya sama, produk bunga lawang bersaing dengan produk adas manis di pasar yang sama.
Minyak Adas Manis ternyata tidak kalah pekat. Catatan PROSEA tentang adas manis[2] menyebut minyak atsirinya mengandung 80 sampai 95 persen anetol. PROSEA juga memberi satu pembeda kimia: minyak bunga lawang mengandung sedikit 1,4-sineol, yang tidak ada pada minyak adas manis.
Bentuk yang Mudah Dibedakan
Di pasar, keduanya tidak mungkin tertukar kalau masih utuh. Bunga lawang berbentuk bintang berdiameter 2,5 sampai 4,5 sentimeter, biasanya tersusun dari delapan folikel, yaitu ruang buah berbentuk perahu, yang masing-masing berisi satu biji cokelat mengilap. Warnanya cokelat kemerahan dan teksturnya keras.
Adas manis adalah buah kecil lonjong sepanjang 3 sampai 5 milimeter, berbulu halus, dan terbelah dua saat matang. Yang dijual sebagai biji sebenarnya buah kering, sama seperti lada, vanili, dan asam jawa. Menurut PROSEA, adas manis tumbuh kurang baik di dataran rendah tropis dan jarang ditanam di Asia Tenggara, jadi yang beredar di sini kemungkinan besar didatangkan dari luar.

Nama yang Membingungkan
Nama dagangnya justru saling tumpang tindih. PROSEA mencatat bunga lawang di Indonesia juga disebut adas cina, sedangkan adas manis disebut jinten manis. Dalam bahasa Inggris, beberapa kultivar Adas ikut disebut anise atau sweet anise karena rasanya mirip.
Akibatnya, resep yang menyebut “adas” saja bisa berarti tiga tanaman berbeda. Ada empat tanaman bernama adas yang sering tertukar.
Bunga Lawang Jepang yang Beracun
Kemiripan yang berbahaya datang dari kerabat bunga lawang sendiri. PROSEA mencatat bahwa bunga lawang kadang dipalsukan dengan buah Illicium anisatum, bunga lawang jepang yang beracun. Buahnya lebih kecil, bintangnya tidak beraturan karena sebagian folikelnya tidak tumbuh, ujungnya lebih runcing, sisinya berkerut, baunya seperti balsam, dan rasanya pahit.
Keracunan bunga lawang masih dilaporkan. Laporan dua kasus keracunan bunga lawang dari Bhutan[3] di International Journal of Emergency Medicine menggambarkan pasien dengan gejala pencernaan dan saraf setelah memakan buah itu. Keduanya dirawat dengan perawatan penunjang dan pulang setelah diamati 24 jam. Para penulis mencatat bahwa keracunan bisa terjadi karena pemalsuan dengan spesies beracun yang mirip atau karena jumlah yang terlalu banyak.
Bayi perlu dijaga lebih ketat. Laporan tujuh kasus gangguan saraf pada bayi di jurnal Pediatrics[4] mengaitkan gejala itu dengan teh bunga lawang yang diberikan di rumah, dan menemukan bukti bunga lawang yang tercampur bunga lawang jepang. Para penulis menyarankan agar teh bunga lawang tidak lagi diberikan kepada bayi.
Beli bunga lawang utuh dari penjual yang jelas, dan buang bintang yang bentuknya janggal atau rasanya pahit. Rempah lain yang berbahaya bila salah diolah punya daftar sendiri.
Kapan Pakai yang Mana
Bunga lawang dipakai utuh dalam kuah, semur, dan rebusan panjang, lalu diangkat sebelum disajikan. Mulailah dari sedikit, karena PROSEA mengingatkan bahwa pada masakan yang hanya butuh sentuhan adas, rasa bunga lawang mudah menjadi berlebihan. Adas manis lebih cocok untuk kue, roti, dan minuman, karena butirnya kecil dan mudah digiling halus.
Karena aroma utamanya sama-sama anetol, yang satu bisa dicoba sebagai pengganti yang lain dalam jumlah kecil. Hasilnya tidak akan persis sama, karena komponen kecil di dalam minyaknya berbeda. Menimbang bentuk, warna, dan bau juga menjadi cara memisahkan rimpang yang warnanya mirip.
Rujukan
Sumber untuk kandungan anetol, ciri buah, nama daerah, dan laporan keracunan pada orang dewasa dan bayi di artikel ini.
- ↑ Illicium verum (PROSEA). Pl@ntUse
- ↑ Pimpinella anisum (PROSEA). Pl@ntUse
- ↑ Case series: star anise toxicity presenting to the emergency department in Eastern Regional Referral Hospital in Bhutan. International Journal of Emergency Medicine, 2024
- ↑ Neurotoxicities in infants seen with the consumption of star anise tea. Pediatrics, 2004
Rempah yang Disebut di Artikel Ini
Artikel ini bersumber dari literatur ilmiah yang tercantum pada bagian Referensi. Informasinya disajikan untuk keperluan pengetahuan dan tidak menggantikan saran dari tenaga kesehatan profesional.
