Daun Bawang
Allium fistulosumAmaryllidaceae
Dua bahan dalam satu batang: bagian putih untuk ditumis, bagian hijau untuk ditaburkan.
Pijri Paijar / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0, dipotong dan diperkecil CC BY-SA
Daun bawang sering diperlakukan sebagai satu bahan, padahal batangnya berisi dua bahan yang berbeda sifat. Memperlakukan keduanya sama adalah alasan paling sering kenapa daun bawang berakhir lembek dan pucat.
Putih dan Hijau, Dua Waktu Masuk yang Berbeda
Bagian putih padat, rasanya mendekati Bawang Bombay, dan tahan ditumis sejak awal. Bagian hijau tipis, rasanya lembut dan segar, dan hancur kalau kena panas lama. Masukkan yang putih di awal bersama bumbu, dan yang hijau pada detik-detik terakhir atau setelah api mati.
Membersihkannya
Tanah dan pasir terperangkap di antara lapisan bagian putih dan tidak hilang hanya dengan membilas luarnya. Belah membujur sampai setengah batang, lalu buka lapisannya di bawah air mengalir.
Bagian yang Biasanya Dibuang
Ujung akarnya bisa ditanam ulang di air atau tanah dan tumbuh kembali beberapa kali. Ujung hijau paling atas yang mulai layu masih berguna untuk kaldu, bukan untuk taburan.
Membersihkannya sampai ke Sela
Pasir dan tanah menyelinap di antara lapisan bagian putih dan tidak terlihat dari luar. Belah batangnya memanjang sampai setengah, lalu kucurkan air sambil merenggangkan lapisannya dengan jari. Daun bawang yang dicuci utuh tanpa dibelah hampir selalu menyisakan pasir yang baru terasa saat dimakan.
Menanam Ulang dari Akarnya
Sisakan sekitar tiga sentimeter bagian bawah beserta akarnya, tancapkan di tanah lembap atau rendam pangkalnya di air. Dalam seminggu bagian hijaunya tumbuh kembali dan bisa dipanen dua sampai tiga kali sebelum tanamannya melemah. Ini cara paling mudah menjaga persediaan bagian hijau yang cepat layu di lemari es.
Bagian Hijau yang Lain
Kucai berdaun jauh lebih tipis dan lebih tajam, dan dipakai mentah pada hidangan yang tidak dimasak lagi; situs ini belum punya halamannya. Bawang Merah yang digoreng memberi gurih, bukan segar. Daun bawang berada di tengah keduanya: bagian putihnya bekerja seperti bawang, bagian hijaunya seperti herba, dan itu sebabnya satu batang bisa dipakai dua kali di resep yang sama.
Herba Hijau Lain yang Ditaburkan di Akhir
Daun Seledri dipakai untuk tujuan yang sama di soto dan sup, dengan aroma yang jauh lebih tajam. Kemangi mengisi tugas itu pada ikan dan pepes. Ketiganya sama-sama rusak oleh panas lama, dan ketiganya ditaburkan setelah mangkuk terisi, bukan dimasak bersama kuahnya.
Kandungan dan Manfaat
Kandungan Utama
- Senyawa belerang
- Vitamin K
- Karotenoid
Manfaat yang Dilaporkan
- Sumber vitamin K yang tinggi pada bagian hijaunya
- Secara tradisional dipakai sebagai pelega tenggorokan
Kalau Tidak Ada, Pakai Apa
Padanan
- Bawang Bombay untuk bagian putih (pakai lebih sedikit)
- Kucai untuk bagian hijau (lebih tajam)
Sering Tertukar dengan
- Daun Seledri: sama-sama daun hijau penabur sup dan sering dijual berdampingan, tetapi daun seledri beraroma seledri pekat
- Bawang Bombay: yang dipakai umbinya, bukan daunnya
Peringatan
Aman sebagai bahan makanan. Termasuk kelompok tinggi fruktan pada bagian putihnya, yang sering dihindari penderita sindrom usus peka; bagian hijaunya jauh lebih rendah. Beracun bagi anjing dan kucing.
Bedanya dengan Kerabat Sefamili (Amaryllidaceae)
Rempah sefamili sering tertukar di pasar karena bentuknya mirip. Tabel ini membandingkan yang membedakannya di lidah.
| Rempah | Nama latin | Profil rasa | Aroma | Intensitas |
|---|---|---|---|---|
| Daun Bawang halaman ini | Allium fistulosum | Bawang lembut, bagian putih lebih tajam | Bawang segar dan hijau | |
| Bawang Bombay | Allium cepa | Tajam berair mentah, manis pekat setelah dikaramelisasi | Belerang tajam mentah, manis dalam setelah matang | |
| Bawang Merah | Allium cepa var. aggregatum | Tajam saat mentah, manis pekat setelah ditumis lama | Belerang tajam mentah, karamel setelah matang | |
| Bawang Prei | Allium ampeloprasum | |||
| Bawang Putih | Allium sativum | Tajam menyengat mentah, manis gurih setelah matang | Belerang kuat yang muncul begitu selnya pecah | |
| Kucai | Allium tuberosum | Bawang putih yang lembut | Bawang putih lembut |
Pertanyaan yang Sering Muncul
Berapa Takaran Daun Bawang untuk Sekali Masak?
2 sampai 3 batang untuk 4 porsi Pisahkan bagian putih dan hijau. Putih masuk di awal bersama bumbu, hijau setelah api mati.
Apa Pengganti Daun Bawang kalau Tidak Ada?
Bawang Bombay untuk bagian putih (pakai lebih sedikit). Kucai untuk bagian hijau (lebih tajam).
Apa Beda Daun Bawang dan Daun Seledri?
Perbedaan Daun Bawang dan Daun Seledri: sama-sama daun hijau penabur sup dan sering dijual berdampingan, tetapi daun seledri beraroma seledri pekat.
Apa Beda Daun Bawang dan Bawang Bombay?
Perbedaan Daun Bawang dan Bawang Bombay: yang dipakai umbinya, bukan daunnya.
Bagaimana Cara Menyimpan Daun Bawang supaya Tahan Lama?
Bungkus tisu lembap di lemari es, tahan seminggu. Akarnya bisa ditanam ulang.
Apa Nama Daun Bawang dalam Bahasa Inggris?
Dalam bahasa Inggris, Daun Bawang disebut spring onion, scallion.
Sumber
Data di halaman ini disusun dari rujukan berikut.
- Allium fistulosum (PROSEA). Pl@ntUse
- Materia Medika Indonesia cetak
Artikel yang Membahasnya
- Teknik DapurKaldu Sayur Berempah: Serai, Daun Bawang, dan Jamur tanpa TulangJamur memberi gurih pada kaldu sayur, serai dan daun bawang masuk belakangan, dan 30 menit mere…
- Racikan & Bumbu DasarBumbu Kuah Bakso: Bawang Putih Goreng, Lada Putih, dan SeledriIsi bumbu kuah bakso dan bumbu adonan pentolnya, peran garam dan es, serta beda bakwan Malang,…
- Membedakan & MemilihMinyak Wijen Sangrai dan Minyak Wijen Mentah: Warna dan PemakaiannyaMinyak wijen sangrai berwarna cokelat dan berbau panggang, minyak mentah kuning muda dan ringan…
- Racikan & Bumbu DasarBumbu Rawon: Kluwek, Isi Bumbunya, dan Asal WarnanyaKuah rawon hitam karena kluwek. Takaran bumbu dan kluwek per kilogram daging, cara memasak, var…
