Lewati ke konten

Kucai

Allium tuberosumAmaryllidaceae

Daun pipih kerabat daun bawang dengan rasa bawang putih yang lembut. Dipotong dari rumpun, lalu tumbuh lagi.

Kucai adalah Allium tuberosum, kerabat Daun Bawang dan Bawang Putih dalam marga Allium. Daunnya pipih dan sempit, dan PROSEA menggambarkan rasa serta baunya lembut seperti bawang putih. Daun dan kuntum bunga mudanya sama-sama dipakai sebagai penyedap, baik yang hijau maupun yang dipucatkan.

Daun Pipih, Bukan Pipa

Helai daunnya selebar 2 sampai 10 milimeter, rata di sisi atas, sedikit berlunas di bawah, dan tidak terlipat. Tanamannya tumbuh sebagai rumpun rapat setinggi 20 sampai 40 sentimeter. Daun bawang sebaliknya berongga dan bulat seperti pipa, jadi memotong satu helai sudah cukup untuk membedakan keduanya.

Kuntum dan Tangkai Bunganya

Tangkai bunganya tunggal, pipih dengan dua rusuk memanjang, padat, dan panjangnya sampai 50 sentimeter. Payung bunga di ujungnya selebar 3 sampai 5 sentimeter dan berisi banyak bunga putih yang terbuka seperti bintang, sedikit harum. Bijinya hitam, dan seribu biji berbobot 4 sampai 4,5 gram.

Masakan Tionghoa dan Chai Kwe

Di Asia Tenggara, PROSEA mencatat kucai terutama masuk ke masakan Tionghoa yang digoreng atau dimasak, dan di Indonesia pentingnya hanya setempat, misalnya di Kabupaten Tangerang. Di Pontianak, kucai dipakai sebagai isi chai kwe atau choi pan, bersama bengkuang atau talas, kue kukus berkulit tepung beras dan tapioka yang disajikan dengan bawang putih goreng dan sambal.

Dipotong, Lalu Tumbuh Lagi

Kucai dipanen dengan dipotong, dan rumpunnya menumbuhkan daun baru. Panen pertama 3 sampai 4 bulan setelah tanam, dan di Tiongkok rumpun yang sama bisa dipanen selama 20 sampai 30 tahun. Daun yang sudah dipotong justru cepat rusak: pada suhu 0 sampai 2 derajat Celsius pun hanya tahan 2 sampai 3 hari.

Kandungan dan Manfaat

Kandungan Utama

  • Karoten (4 mg per 100 g daun)
  • Vitamin C (25 mg per 100 g daun)

Kalau Tidak Ada, Pakai Apa

Sering Tertukar dengan

  • Daun Bawang: daun bawang berongga dan bulat seperti pipa, sedangkan daun kucai pipih dan sempit
  • Bawang Prei: prei berdaun lebar dan pangkalnya membentuk batang putih yang tebal, sedangkan kucai tumbuh sebagai rumpun daun sempit tanpa batang

Peringatan

Aman sebagai sayur dan penyedap. Kucai termasuk Allium, dan Merck Veterinary Manual menyebut kucai dan bawang prei di antara Allium yang bisa meracuni hewan peliharaan, jadi sisa masakan berkucai tidak diberikan kepada anjing dan kucing.

Bedanya dengan Kerabat Sefamili (Amaryllidaceae)

Rempah sefamili sering tertukar di pasar karena bentuknya mirip. Tabel ini membandingkan yang membedakannya di lidah.

RempahNama latinProfil rasaAromaIntensitas
Kucai halaman iniAllium tuberosumBawang putih yang lembutBawang putih lembut
Bawang BombayAllium cepaTajam berair mentah, manis pekat setelah dikaramelisasiBelerang tajam mentah, manis dalam setelah matang
Bawang MerahAllium cepa var. aggregatumTajam saat mentah, manis pekat setelah ditumis lamaBelerang tajam mentah, karamel setelah matang
Bawang PreiAllium ampeloprasum
Bawang PutihAllium sativumTajam menyengat mentah, manis gurih setelah matangBelerang kuat yang muncul begitu selnya pecah
Daun BawangAllium fistulosumBawang lembut, bagian putih lebih tajamBawang segar dan hijau

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apa Pengganti Kucai kalau Tidak Ada?

Daun Bawang (bagian hijaunya; bentuk dan rasanya tidak sama).

Apa Beda Kucai dan Daun Bawang?

Perbedaan Kucai dan Daun Bawang: daun bawang berongga dan bulat seperti pipa, sedangkan daun kucai pipih dan sempit.

Apa Beda Kucai dan Bawang Prei?

Perbedaan Kucai dan Bawang Prei: prei berdaun lebar dan pangkalnya membentuk batang putih yang tebal, sedangkan kucai tumbuh sebagai rumpun daun sempit tanpa batang.

Bagaimana Cara Menyimpan Kucai supaya Tahan Lama?

Tahan 2 sampai 3 hari pada suhu 0 sampai 2 derajat Celsius. Irisan halusnya bisa dibekukan.

Apa Nama Kucai dalam Bahasa Inggris?

Dalam bahasa Inggris, Kucai disebut Chinese chives.

Sumber

Data di halaman ini disusun dari rujukan berikut.

  1. Allium tuberosum (PROSEA). Pl@ntUse
  2. Garlic and Onion (Allium spp) Toxicosis in Animals. Merck Veterinary Manual
  3. Chai Kwe (Choi Pan). Indonesia.travel, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia

Telusuri dari Sini

Daerah Asal