Lewati ke konten

Kaldu Sayur Berempah: Serai, Daun Bawang, dan Jamur tanpa Tulang

4 menit baca

Kaldu sayur bisa terasa gurih tanpa tulang asal ada jamur di dalamnya dan bawang yang cukup. Serai dan daun bawang memberi wangi, tetapi keduanya lebih baik masuk belakangan. Kaldu sayur juga tidak perlu direbus berjam-jam seperti kaldu tulang, karena sayur melepas rasanya jauh lebih cepat daripada tulang melepas kolagen.

Gurih yang Datang dari Jamur

Rasa gurih atau umami datang dari dua kelompok zat. Yang pertama asam glutamat, yang ada di bawang, tomat, dan kol. Yang kedua nukleotida, terutama guanilat (GMP), yang banyak dimiliki jamur. Tinjauan tentang rasa umami jamur di Current Research in Food Science[1] menjelaskan bahwa glutamat dan nukleotida saling menguatkan saat bertemu. Satu ditambah satu terasa lebih dari dua di lidah.

Itulah sebabnya kuah bawang saja terasa tipis, sedangkan kuah bawang yang diberi segenggam jamur terasa penuh. Tinjauan yang sama mengutip percobaan pada jamur kancing yang dimasak pada 60, 70, 80, dan 90 °C: kadar AMP dan GMP naik setelah dipanaskan, dan paling tinggi pada 70 °C. Jadi jamur sebaiknya masuk sejak air masih dingin, supaya lama berada di suhu hangat sebelum air mendidih. Untuk kuah yang bening, membungkus rempah sejak awal adalah cara termudah, dan api kecil lebih menentukan daripada saringan.

Jamur kering tidak selalu sama gurihnya. Cara pengeringan mengubah kandungan zat umaminya, dan pengeringan dengan angin biasa disebut menurunkan zat gurih jamur. Jamur kering yang baunya sudah apak lebih baik tidak dipakai.

Takaran Dasar dari Satu Penelitian

Takaran kaldu sayur jarang ditulis dalam gram. Penelitian kaldu sayur rendah garam dari Universitas Bina Nusantara[2] memakai resep dasar berikut untuk setiap liter air:

Sayur dipotong seragam, direbus mendidih selama 30 menit, lalu disaring dengan saringan logam dan kain tipis. Resep ini tidak memakai jamur, jadi hasilnya lebih ringan. Penelitian itu justru menguji bubuk tempe sebagai penambah gurih. Bubuk dari tempe semangit, tempe yang sudah lewat matang, paling disukai 282 panelis pada kaldu yang garamnya dikurangi 20 persen, dan kaldu dengan garam dikurangi 30 persen pun tidak berbeda nyata kesukaannya dari kaldu bergaram penuh.

Serai dan Daun Bawang Masuk Belakangan

Wangi Serai berasal dari sitral. Catatan PROSEA untuk serai dapur[3] menyebut minyak serai terdiri atas geranial 40 sampai 62 persen dan neral 25 sampai 38 persen, dua bentuk sitral. Catatan yang sama menyebut penyulingan yang lebih lama memberi minyak lebih banyak tetapi kadar sitralnya turun. Panci kaldu tentu bukan alat suling, tetapi arah itu cocok dengan pengalaman di dapur: serai yang direbus sejak awal meninggalkan bau rumput yang tumpul.

Serai yang digeprek sampai seratnya terbuka cukup masuk di paruh kedua waktu merebus. Daun Bawang lebih rapuh lagi, jadi bagian hijaunya masuk beberapa menit sebelum api dimatikan. Bagian putihnya boleh ikut lebih awal karena rasanya lebih mirip bawang.

Urutan Merebus yang Bisa Diulang

  1. Tumis bawang merah dan bawang putih iris dengan sedikit minyak sampai layu, harum, dan tidak menyengat lagi.
  2. Masukkan air dingin, jamur, wortel, kol, dan batang Daun Seledri.
  3. Naikkan api pelan sampai mendidih kecil, lalu biarkan sekitar 30 menit tanpa diaduk keras supaya kuah tetap bening.
  4. Tambahkan serai memar di paruh kedua waktu merebus.
  5. Masukkan daun bawang dan daun seledri menjelang akhir, lalu saring.
  6. Beri garam paling akhir, sesudah kuah dicicipi.

Garam ditunda karena kaldu biasanya dipakai lagi untuk sup atau kuah lain yang juga diberi garam. Kalau kaldu mau dipakai sebagai dasar sup berempah, urutannya mengikuti rempah yang tahan lama masuk lebih dulu, dan kaldu ini cukup masuk sebagai airnya.

Rujukan

Sumber untuk zat gurih jamur, takaran kaldu sayur, dan kandungan wangi serai.

  1. ↑ Research advances in mushroom umami: substance characteristics, multidimensional attributes, umami peptide screening, and umami assessment. Current Research in Food Science, 2025
  2. ↑ Tempeh-Derived Savory Powders as Ingredients to Compensate Sodium Reduction in Vegetable Broth. Foods, 2026
  3. ↑ Cymbopogon citratus (PROSEA). Pl@ntUse

Rempah yang Disebut di Artikel Ini

Artikel ini bersumber dari literatur ilmiah yang tercantum pada bagian Referensi. Informasinya disajikan untuk keperluan pengetahuan dan tidak menggantikan saran dari tenaga kesehatan profesional.