Lewati ke konten

Luar Negeri

Rempah yang tidak tumbuh di Indonesia tapi sudah lama masuk dapur Nusantara lewat perdagangan. Jinten dan bunga lawang dua yang paling sering muncul, dibawa pengaruh India, Arab, dan Tionghoa.

74 rempah di kelompok ini, dari Sage sampai Zereshk. 5 di antaranya sekerabat di famili Lamiaceae, jadi aromanya bersaudara meski rasanya berbeda.

RempahNama latinProfil rasaIntensitasTakaran lazim
SageSalvia officinalisGetir kuat dengan sisa pahit kamper4 sampai 6 lembar segar, atau 1/2 sdt kering, untuk 4 porsi
SanshoZanthoxylum piperitumKebas ringan dengan sisa sitrusSejumput bubuk untuk satu porsi
SavorySatureja hortensisGetir dengan sisa lada yang jelas1 sdt kering untuk 4 porsi
ShisoPerilla frutescensSegar dengan sisa getir tipis2 sampai 4 lembar untuk satu porsi
SumakRhus coriariaAsam bersih dengan sisa sepat1 sampai 2 sdt untuk 4 porsi
TarragonArtemisia dracunculusManis dengan sedikit kebas di ujung lidah1 sdm daun segar cincang untuk 4 porsi
TejpatCinnamomum tamalaHangat manis dengan sisa getir tipis1 sampai 2 lembar untuk 4 porsi
TimiThymus vulgarisGetir bersih dengan sisa pedas ringan1 sdt kering atau 1 sdm daun segar untuk 4 porsi
TonkaDipteryx odorataManis dengan sisa pahit almonSepersepuluh biji untuk 4 porsi
Urfa BiberCapsicum annuumPedas sedang dengan sisa kismis dan cokelat pahit1 sampai 2 sdt untuk 4 porsi
WasabiEutrema japonicumPedas menyengat rongga hidung dengan sisa manis hijauSeukuran kacang untuk satu porsi
YuzuCitrus junosAsam tajam dengan pahit tipis dari kulitnyaSerutan dari seperempat buah untuk 4 porsi
Zaatar HijauOriganum syriacumGetir kuat dengan sisa lada1 sdm daun kering untuk satu adonan roti
ZereshkBerberis vulgarisAsam tajam dengan sisa buah2 sampai 3 sdm untuk 4 porsi nasi