Lewati ke konten

Daun Kesum

Persicaria odorataPolygonaceae

Daun laksa dengan aroma sitrus tajam dan sisa sabun. Ditaburkan mentah, tidak pernah dimasak.

Daun Kesum (Persicaria odorata)

Mokkie / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0, dipotong dan diperkecil CC BY-SA

Daun kesum berdaun sempit memanjang dengan bintik gelap di tengahnya, tumbuh merambat di tanah lembap. Ia hampir selalu dipakai mentah, dan di Kalimantan Barat serta Sumatra ia bahan yang menentukan pada laksa.

Aromanya Tidak Dimiliki Daun Lain

Aroma sitrus tajamnya bercampur sesuatu yang sebagian orang sebut seperti sabun, mirip dengan yang dirasakan sebagian orang pada Daun Ketumbar. Perbedaannya, kesum jauh lebih pekat dan membawa sisi pedas ringan di belakang.

Tidak Ada Padanan yang Benar-Benar Bekerja

Daun ketumbar sering disebut sebagai pengganti dan hasilnya selalu terasa kurang. Laksa yang memakai daun ketumbar terasa segar tapi kehilangan lapisan tajam yang justru jadi tanda pengenal hidangan itu. Untuk masakan ini lebih baik dihilangkan daripada diganti.

Dipetik Menjelang Disajikan

Aromanya hilang cepat setelah dipetik dan lebih cepat lagi kena panas. Iris kasar dan taburkan setelah mangkuk terisi. Tanamannya mudah tumbuh di pot lembap, dan itu jauh lebih praktis daripada menyimpan daunnya.

Menanamnya di Pot

Kesum tumbuh cepat dari setek batang yang direndam air sampai berakar, lalu dipindah ke pot yang selalu lembap. Ia menyukai tempat teduh dan tanah basah, mirip tempat asalnya di tepi parit dan sawah. Satu pot kecil cukup untuk kebutuhan rumah, dan ini jauh lebih praktis daripada membeli daun yang layu dalam tiga hari.

Di Mangkuk Mana Ia Muncul

Laksa Sarawak, laksa Penang, dan beberapa laksa Sumatera memakainya sebagai taburan akhir. Di Vietnam, daun yang sama dimakan mentah bersama lalapan dan disebut rau ram. Kesamaannya: selalu mentah, selalu di akhir, dan selalu dalam jumlah yang terlihat, bukan sekadar hiasan.

Daun Taburan yang Tidak Boleh Dimasak

Kemangi mengisi tugas serupa di pepes dan pecel lele, dengan aroma cengkeh yang lebih lembut. Daun Ketumbar paling sering dipakai sebagai pengganti di resep terjemahan, dan hasilnya selalu terasa kurang. Shiso berada di arah lain lagi, dengan sisi mint dan adas. Keempatnya ditaburkan setelah mangkuk terisi.

Kandungan dan Manfaat

Kandungan Utama

  • Dekanal
  • Dodekanal
  • Minyak atsiri

Manfaat yang Dilaporkan

  • Secara tradisional dipakai untuk membantu pencernaan
  • Diteliti untuk sifat antibakteri minyak atsirinya pada model laboratorium

Kalau Tidak Ada, Pakai Apa

Sering Tertukar dengan

  • Daun Ketumbar: sama-sama beraroma sitrus, tetapi daun kesum jauh lebih tajam dengan sisa pedas ringan
  • Kemangi: beraroma cengkeh ringan, bukan sitrus pekat

Peringatan

Aman sebagai bahan makanan dalam takaran masak. Secara tradisional dihindari dalam jumlah besar saat hamil, dan data keamanannya untuk konsumsi ekstrak pekat masih terbatas.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Berapa Takaran Daun Kesum untuk Sekali Masak?

Segenggam kecil untuk 4 porsi Iris kasar dan taburkan setelah mangkuk terisi. Jangan dimasak.

Apa Pengganti Daun Kesum kalau Tidak Ada?

Daun Ketumbar (arah searah, jauh lebih ringan, selalu terasa kurang).

Apa Beda Daun Kesum dan Daun Ketumbar?

Perbedaan Daun Kesum dan Daun Ketumbar: sama-sama beraroma sitrus, tetapi daun kesum jauh lebih tajam dengan sisa pedas ringan.

Apa Beda Daun Kesum dan Kemangi?

Perbedaan Daun Kesum dan Kemangi: beraroma cengkeh ringan, bukan sitrus pekat.

Bagaimana Cara Menyimpan Daun Kesum supaya Tahan Lama?

Tiga hari di lemari es dibungkus tisu lembap. Lebih praktis ditanam di pot.

Apa Nama Daun Kesum dalam Bahasa Inggris?

Dalam bahasa Inggris, Daun Kesum disebut Vietnamese coriander, rau ram.

Sumber

Data di halaman ini disusun dari rujukan berikut.

  1. Persicaria odorata (PROSEA). Pl@ntUse
  2. Heyne, Tumbuhan Berguna Indonesia cetak

Artikel yang Membahasnya

Telusuri dari Sini

Daerah Asal