Lewati ke konten

Vanili

Vanilla planifoliaOrchidaceae

Polong anggrek hasil fermentasi berbulan-bulan. Indonesia pemasok besar dunia, tapi jarang dipakai dapur sendiri.

Vanili (Vanilla planifolia)

Alphaomega1010 / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0, dipotong dan diperkecil CC BY-SA

Vanili adalah polong anggrek yang harus diserbuki dengan tangan, dipetik mentah, lalu difermentasi dan dijemur berulang selama berbulan-bulan sampai berwarna cokelat kehitaman dan lentur. Panjangnya proses itu yang membuat harganya tinggi, bukan kelangkaan tanamannya.

Yang Dipakai Adalah Bijinya

Belah polong memanjang, keruk biji hitam halus di dalamnya dengan punggung pisau. Kulit polong yang tersisa jangan dibuang: rendam di gula atau susu untuk memakai sisa aromanya.

Polong dan Esens Tidak Sama

Esens vanili murah umumnya vanilin sintetis, satu senyawa saja. Polong asli mengandung ratusan senyawa aroma pendamping, dan perbedaannya paling terasa pada hidangan yang tidak dipanggang seperti puding dan es krim.

Memilih Polong

Polong yang baik lentur, bisa dililitkan di jari tanpa patah, dan terasa berminyak saat ditekan. Yang kering dan getas berarti terlalu lama disimpan atau dijemur berlebihan. Kristal putih halus di permukaannya bukan jamur melainkan vanilin yang keluar, dan itu justru tanda mutu.

Indonesia Menanam, Orang Lain Memakai

Sebagian besar vanili Indonesia dikirim ke luar dalam bentuk polong, sementara dapur rumah di sini hampir selalu memakai esens. Harga satu polong yang berkali lipat harga sebotol esens membuat pilihan itu masuk akal. Bedanya baru terasa jelas pada hidangan yang tidak dipanggang, seperti puding dan es krim.

Manis yang Datang tanpa Gula

Tiga bahan di situs ini memberi kesan manis tanpa menambah gula, dan ketiganya bekerja dengan cara berbeda. Vanili membawa manis lembut dengan sisa karamel. Kayu Manis Ceylon membawa manis hangat dengan ujung bunga. Tonka paling pekat dan paling dibatasi, karena kadar kumarinnya tinggi. Di kue, ketiganya sering dipakai bergantian, meski hasilnya tidak pernah sama.

Rempah Mahal Lain dan Alasannya

Harga vanili tinggi karena pekerjaannya, bukan karena kelangkaan tanamannya, dan pola itu sama dengan Safron yang harus dipetik benang per benang. Kapulaga Hijau mengikuti pola yang mirip meski jauh lebih murah. Ketiganya paling sering dipalsukan, dan ketiganya paling aman dibeli dalam bentuk utuh.

Kandungan dan Manfaat

Kandungan Utama

  • Vanilin
  • Ratusan senyawa aroma pendamping

Manfaat yang Dilaporkan

  • Secara tradisional dipakai sebagai pewangi, bukan sebagai obat

Kalau Tidak Ada, Pakai Apa

Padanan

  • Esens vanili (1 sdt untuk 1 polong, aromanya jauh lebih datar)

Sering Tertukar dengan

  • Tonka: aromanya searah dan sering dipakai sebagai pengganti, tetapi tonka adalah biji dengan sisa almon dan jerami kering, bukan polong anggrek

Peringatan

Aman sebagai bahan makanan. Tidak ada peringatan khusus dalam takaran memasak.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Berapa Takaran Vanili untuk Sekali Masak?

1 polong untuk 500 ml adonan Belah memanjang, keruk bijinya, campurkan ke adonan atau cairan hangat. Rendam kulit polongnya di gula untuk memakai sisa aromanya.

Apa Pengganti Vanili kalau Tidak Ada?

Esens vanili (1 sdt untuk 1 polong, aromanya jauh lebih datar).

Apa Beda Vanili dan Tonka?

Perbedaan Vanili dan Tonka: aromanya searah dan sering dipakai sebagai pengganti, tetapi tonka adalah biji dengan sisa almon dan jerami kering, bukan polong anggrek.

Bagaimana Cara Menyimpan Vanili supaya Tahan Lama?

Bungkus rapat dan simpan di suhu ruang, bukan kulkas. Dingin membuat polong mengeras dan berkristal.

Apa Nama Vanili dalam Bahasa Inggris?

Dalam bahasa Inggris, Vanili disebut vanilla.

Sumber

Data di halaman ini disusun dari rujukan berikut.

  1. Vanilla planifolia (PROSEA). Pl@ntUse
  2. Materia Medika Indonesia cetak

Artikel yang Membahasnya

Telusuri dari Sini

Daerah Asal