Lewati ke konten

Jeringau

Acorus calamusAcoraceae

Rimpang berbau tajam yang dipakai di jamu dan ritual, hampir tidak pernah di masakan. Ada batas konsumsi yang nyata.

Jeringau (Acorus calamus)

Salicyna / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0, dipotong dan diperkecil CC BY-SA

Jeringau tumbuh di tepi air dengan daun panjang seperti pedang. Rimpangnya berbau sangat tajam, dan di banyak daerah Nusantara ia lebih dikenal sebagai penolak bala daripada sebagai bahan ramuan.

Pemakaian Tradisionalnya

Dipakai dalam ramuan untuk gangguan pencernaan dan sebagai bahan param penghangat. Di beberapa daerah, potongan rimpangnya diselipkan pada bayi sebagai penolak gangguan, kebiasaan yang berasal dari kepercayaan dan bukan dari khasiat yang teruji.

Kenapa Entri Ini Memuat Batas yang Tegas

Jeringau mengandung beta-asaron, senyawa yang pada penelitian hewan menunjukkan sifat merusak materi genetik. Karena itu sejumlah negara membatasi atau melarang pemakaiannya sebagai bahan pangan. Batas itu berdiri di atas penelitian yang bisa ditunjuk, dan menghilangkannya dari halaman ini akan menyesatkan.

Kadarnya Berbeda Antar Jenis

Kadar beta-asaron berbeda jauh antar varietas geografis, dan jenis yang beredar di Asia umumnya berkadar tinggi. Karena varietas hampir tidak pernah dicantumkan di kemasan, tidak ada cara praktis bagi pembeli untuk memastikan kadar yang ia beli.

Rimpang Berbau Tajam yang Bukan Bumbu

Di lapak jamu, jeringau berdampingan dengan rimpang yang sama-sama terlalu pahit untuk dapur. Lempuyang dan Bangle dipakai dalam ramuan dan param, sedangkan Temu Ireng paling pahit di antara semuanya. Bedanya, jeringau bukan anggota keluarga jahe, dan batas konsumsinya jauh lebih ketat daripada ketiga rimpang itu.

Kandungan dan Manfaat

Kandungan Utama

  • Beta-asaron
  • Alfa-asaron
  • Minyak atsiri golongan seskuiterpena

Manfaat yang Dilaporkan

  • Secara tradisional dipakai dalam ramuan untuk gangguan pencernaan dan sebagai param penghangat
  • Diteliti di laboratorium untuk sifat antimikroba minyak atsirinya

Kalau Tidak Ada, Pakai Apa

Padanan

  • Tidak ada padanan dapur, karena bukan bumbu masakan

Sering Tertukar dengan

  • Lengkuas: sama-sama rimpang beraroma tajam, tetapi jeringau (Acorus calamus) bukan kerabat jahe, rasanya pahit tajam, dan dipakai sebagai obat tradisional bukan bumbu

Peringatan

Mengandung beta-asaron, senyawa yang pada penelitian hewan menunjukkan sifat merusak materi genetik, dan sejumlah negara membatasi atau melarang pemakaiannya sebagai bahan pangan. Tidak dianjurkan dikonsumsi rutin, tidak dianjurkan sama sekali saat hamil dan menyusui, dan tidak dianjurkan untuk anak. Kadar senyawanya berbeda jauh antar varietas dan hampir tidak pernah dicantumkan di kemasan.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Berapa Takaran Jeringau untuk Sekali Masak?

Tidak ada takaran masak Bukan bahan masakan. Dipakai dalam ramuan tradisional dan pemakaian luar.

Apa Pengganti Jeringau kalau Tidak Ada?

Tidak ada padanan dapur, karena bukan bumbu masakan.

Apa Beda Jeringau dan Lengkuas?

Perbedaan Jeringau dan Lengkuas: sama-sama rimpang beraroma tajam, tetapi jeringau (Acorus calamus) bukan kerabat jahe, rasanya pahit tajam, dan dipakai sebagai obat tradisional bukan bumbu.

Bagaimana Cara Menyimpan Jeringau supaya Tahan Lama?

Irisan kering di wadah kedap gelap, tahan 3 sampai 4 tahun.

Apa Nama Jeringau dalam Bahasa Inggris?

Dalam bahasa Inggris, Jeringau disebut sweet flag, calamus.

Sumber

Data di halaman ini disusun dari rujukan berikut.

  1. Acorus calamus (PROSEA). Pl@ntUse
  2. Heyne, Tumbuhan Berguna Indonesia cetak
  3. Materia Medika Indonesia cetak
  4. Storing Dried Herbs & Spices. Texas A&M AgriLife Extension Service

Artikel yang Membahasnya

Telusuri dari Sini

Kegunaan

Daerah Asal