Lewati ke konten

Daun Suji

Dracaena angustifoliaAsparagaceae

Daun pemberi hijau pekat untuk kue tradisional. Warnanya jauh lebih kuat daripada daun pandan.

Daun Suji (Dracaena angustifolia)

Steve Fitzgerald / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0, dipotong dan diperkecil CC BY-SA

Daun suji dipakai untuk satu hal: warna hijau. Aromanya tipis, jadi ia hampir selalu dipasangkan dengan Daun Pandan yang menyumbang wanginya.

Pembagian Kerja yang Jarang Dijelaskan

Banyak resep kue tradisional menyebut keduanya sekaligus tanpa menjelaskan kenapa. Alasannya sederhana: suji memberi warna, pandan memberi aroma. Memakai pandan saja menghasilkan kue yang wangi tapi hijaunya pucat; memakai suji saja menghasilkan kue yang hijau pekat tapi hambar.

Cara Mengambil Warnanya

Tumbuk daun bersama sedikit air, lalu peras dan saring. Air perasannya itu yang dipakai, bukan daunnya. Tambahkan sedikit air kapur sirih kalau ingin warnanya lebih tahan panas, kebiasaan lama yang memang bekerja karena suasana basa menstabilkan klorofilnya.

Warnanya Tidak Setahan Pewarna Buatan

Hijau daun suji memudar oleh panas lama dan oleh asam. Kue yang dikukus sebentar mempertahankan warnanya; adonan yang direbus lama akan menguning. Ini batas nyata, dan resep yang menjanjikan hijau menyala setelah perebusan panjang biasanya memakai pewarna tambahan.

Kenapa Warnanya Lebih Kuat daripada Pandan

Daun suji berdaun sempit memanjang dengan hijau yang jauh lebih tua. Klorofilnya lebih pekat, dan itu sebabnya sedikit daun sudah menghasilkan air perasan yang gelap. Pandan menyumbang aroma dengan warna hijau yang pucat; suji kebalikannya, warna tegas tanpa aroma. Karena itu keduanya sering dipakai bersama dalam satu adonan.

Membuat Air Suji yang Tidak Cepat Rusak

Tumbuk daun bersama sedikit air kapur sirih, lalu peras dan saring. Air kapur membuat hijaunya lebih stabil dan tidak cepat berubah kecokelatan saat dipanaskan. Air perasan hanya bertahan sehari di lemari es, jadi buat sesuai kebutuhan hari itu.

Kandungan dan Manfaat

Kandungan Utama

  • Klorofil
  • Flavonoid
  • Saponin

Manfaat yang Dilaporkan

  • Dipakai sebagai pewarna alami pengganti pewarna sintetis
  • Diteliti untuk sifat antioksidan senyawa fenoliknya pada model laboratorium

Kalau Tidak Ada, Pakai Apa

Sering Tertukar dengan

  • Daun Pandan: sering dipakai bersama dan tertukar, padahal daun suji hampir tanpa aroma dan tugasnya memberi warna hijau, sedangkan pandan yang memberi wangi

Peringatan

Aman dalam pemakaian sebagai pewarna makanan. Belum ada data keamanan yang memadai untuk konsumsi ekstrak pekat maupun pemakaian sebagai obat.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Berapa Takaran Daun Suji untuk Sekali Masak?

15 sampai 20 lembar untuk satu adonan kue Tumbuk bersama sedikit air, peras, dan saring. Air perasannya yang dipakai, bukan daunnya.

Apa Pengganti Daun Suji kalau Tidak Ada?

Daun Pandan (warnanya jauh lebih pucat, tapi menyumbang aroma). Bunga Telang (warna biru, bukan hijau).

Apa Beda Daun Suji dan Daun Pandan?

Perbedaan Daun Suji dan Daun Pandan: sering dipakai bersama dan tertukar, padahal daun suji hampir tanpa aroma dan tugasnya memberi warna hijau, sedangkan pandan yang memberi wangi.

Bagaimana Cara Menyimpan Daun Suji supaya Tahan Lama?

Daun segar seminggu di lemari es. Air perasan hanya bertahan sehari.

Apa Nama Daun Suji dalam Bahasa Inggris?

Dalam bahasa Inggris, Daun Suji disebut suji leaf.

Sumber

Data di halaman ini disusun dari rujukan berikut.

  1. Dracaena angustifolia (PROSEA). Pl@ntUse
  2. Heyne, Tumbuhan Berguna Indonesia cetak

Artikel yang Membahasnya

Telusuri dari Sini

Daerah Asal