Lewati ke konten

Kemenyan

Styrax benzoinStyracaceae

Getah batang yang mengeras dari hutan Tapanuli. Dipakai sebagai pewangi dan pengawet, hampir tidak pernah sebagai bumbu.

Kemenyan (Styrax benzoin)

Wibowo Djatmiko (Wie146) / Wikimedia Commons, CC BY-SA 3.0, dipotong dan diperkecil CC BY-SA

Kemenyan adalah resin, bukan bagian tanaman yang tumbuh. Batang pohonnya dilukai, getahnya keluar dan mengeras di udara, lalu bongkahannya dipanen setelah beberapa bulan. Sumatra Utara, terutama kawasan Tapanuli, adalah pemasok utamanya di dunia.

Perlu Dikatakan Terus Terang: Ini Bukan Bumbu

Kemenyan hampir tidak pernah masuk masakan Indonesia. Pemakaiannya ada di dupa, ritual adat, dan industri wewangian. Entri ini ada karena kemenyan adalah rempah dagang Nusantara yang penting secara sejarah dan ekonomi, bukan karena ada resep yang membutuhkannya.

Kenapa Industri Parfum Membelinya

Resinnya mengandung asam benzoat dan asam sinamat, ditambah vanilin dalam jumlah kecil yang memberi aroma manis seperti vanila. Sifatnya sebagai penahan aroma membuat wangi lain bertahan lebih lama, dan fungsi itu sulit digantikan bahan sintetis dengan hasil yang sama.

Membedakan Mutunya

Bongkahan bening kekuningan yang keluar pertama dari sayatan bernilai paling tinggi dan beraroma paling bersih. Getah panen berikutnya lebih gelap, lebih banyak tercampur serpihan kulit kayu, dan aromanya lebih berasap. Keduanya dijual dengan nama yang sama, jadi lihat bongkahannya sebelum membeli.

Aromatik Nusantara yang Bukan Bumbu

Beberapa komoditas wangi Indonesia tidak pernah masuk panci, dan kemenyan salah satunya. Gaharu dan Cendana dipakai untuk dupa dan parfum, sementara Gambir berakhir di kinang dan penyamak kulit. Keempatnya bernilai ekonomi besar dan hampir tidak dikenal di dapur, dan itu sebabnya mereka tetap punya halaman di sini.

Kandungan dan Manfaat

Kandungan Utama

  • Asam benzoat
  • Asam sinamat
  • Vanilin dalam jumlah kecil
  • Triterpenoid

Manfaat yang Dilaporkan

  • Tingtur benzoin terdaftar dalam farmakope sejumlah negara sebagai bahan pelindung kulit dan campuran inhalasi uap
  • Secara tradisional diasapkan untuk mengharumkan ruangan dan kain

Kalau Tidak Ada, Pakai Apa

Padanan

  • Tidak ada padanan dapur, karena tidak dipakai sebagai bumbu

Sering Tertukar dengan

  • Gaharu: kayu beresin, bukan getah yang dikeringkan
  • Cendana: kayu wangi yang dipakai utuh atau disuling

Peringatan

Asap pembakaran mengandung partikel halus dan tidak baik dihirup di ruang tertutup tanpa udara masuk. Tingtur benzoin dapat menimbulkan reaksi kulit pada sebagian orang. Bukan untuk dikonsumsi.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Berapa Takaran Kemenyan untuk Sekali Masak?

Tidak ada takaran masak Bukan bahan masakan. Dibakar di atas bara untuk dupa, atau dilarutkan dalam alkohol menjadi tingtur untuk pemakaian luar.

Apa Pengganti Kemenyan kalau Tidak Ada?

Tidak ada padanan dapur, karena tidak dipakai sebagai bumbu.

Apa Beda Kemenyan dan Gaharu?

Perbedaan Kemenyan dan Gaharu: kayu beresin, bukan getah yang dikeringkan.

Apa Beda Kemenyan dan Cendana?

Perbedaan Kemenyan dan Cendana: kayu wangi yang dipakai utuh atau disuling.

Bagaimana Cara Menyimpan Kemenyan supaya Tahan Lama?

Wadah kedap di suhu ruang. Bongkahan utuh bertahan bertahun-tahun; bubuk menggumpal kalau lembap.

Apa Nama Kemenyan dalam Bahasa Inggris?

Dalam bahasa Inggris, Kemenyan disebut benzoin, gum benjamin.

Sumber

Data di halaman ini disusun dari rujukan berikut.

  1. Styrax (PROSEA). Pl@ntUse
  2. Heyne, Tumbuhan Berguna Indonesia cetak
  3. Materia Medika Indonesia cetak

Artikel yang Membahasnya

Telusuri dari Sini

Kegunaan

Daerah Asal